Feeds:
Posts
Comments

Archive for March, 2007

Cemburuan …

“Name one thing you don’t like about me ?”

“hmm, jealous kali ya….”

# I questioned this twice already — always got the same answer

Cukup mengejutkan, so I took a little while to sort it out :

“Jealousy =  an emotion experienced by one who perceives that another person is giving something that s/he wants (typically attention, love, or affection) to a third party”

Setelah dipikir-pikir, memang aku ini cemburuan – tapi tenang,bukan sama perempuan lain kok. Sepertinya gara-gara sering marah-marah kalau dapet “less attention” dibandingkan teman atau hal-hal lainnya.

I will become upset (aka jealous)  when : kalau lagi chatting, dibalasnya laaaammaaaa banget – padahal doski chatting dengan teman baiknya tuh ampe seru banget, kalau janji dibatalkan tiba-tiba karena mau main game, dll….

Sebenarnya ini semua kalau aku (baca:perempuan) dapat “less attention, love, or affection” dari orang yang kita suka kali ya. Lebih parahnya lagi, kadang karena gak diperhatikan jadi berasa tidak berharga. Ini yang bahaya 😦

Bagaimana sih supaya gak cemburuan ? Kuncinya cuma satu : ConFiDENt & TruST !

Percayalah kalau kita ini berharga, unik dan tidak terganti oleh orang lain. I think it’s good to know what your strenght is. Grow your confidence a bit, pasti kita ga akan merasa tersaingi oleh hal-hal lainnya (teman, saingan, atau apapun)

Hmm,  maybe I should try this a bit – hope it  can drop down a bit of my jealousy.

Read Full Post »

Grateful #1

“Mum” – org paling sabar dan penyayang yg pernah kukenal…

I am very grateful for my perfect mum – equipped with hands that never stop caring.

Menurut ai/ii-ku, mukaku mirip banget sama mama waktu dia masih muda! Mudah2an ketepa sabarnya.

I luv u mummy….

Read Full Post »

http://republika.co.id/Koran_detail.asp?id=285757&kat_id=460

Sayang di edisi online gak ada fotonya….

Gak sangka gara-gara Tomica, anak ini bisa diliput!  Congrats, Juju!!!

Read Full Post »

“take a break”

Case 1:

Baru tahu kemarin,pasangan baru yang kebetulan aku kenal ternyata saat ini dalam status “vakum” – istilah kerennya “take a break” Alasannya : kayanya udah ga ada feeling2 gimana gitu antara satu sama lain, udah 6 bulan dijalanin, tapi ga ada strong feeling yang menunjukkan kalau “she’s the one”

Case 2 :

One very good friend of mine lagi on “a break” dengan pacarnya (yg terkenal baik). Reasonnya : pacarnya ini tiba2 punya perasaan lagi dengan ce yang dia “kejar” sebelum jadian dengan temanku ini. Pasalnya bukan dianya yang kejar-kejar, tapi kebetulan ce-nya yang deketin dia. Salahnya, kenapa laki2 ini kok ga ada perlawanan, sudah tau dah punya pacar….

My opinion (if anybody cares..)  :

Why don’t the couple sit back together, have a serious discussion on how they want their relationship leads to. If they want to work it out, then do it!  be Committed !

Kalau memang mau diakhiri, then end it! Kalau belum berani terima konsekuensinya (kehilangan, kangen, masih sayang, de el el), yah back to option 1 : work it out!

“taking a break” without knowing where it leads to, cuma usaha pembunuhan karakter! Well, that’s what I think…what do you think ?

PS : Jadi bersyukur dengan relationship yg dimiliki sekarang, well at least I know where I’m going too.

Read Full Post »